Istri & Suami Lebih Sibuk dengan HP, Apa Solusi Menyelamatkan Pernikahan
Pertanyaan:
Dosa ga sih pak ustad JK AQ yg skrg yg kyk
gtu (lebih perhatian ke hp, karena suami juga lebih perhatian ke hp) karena jujur saat ini cm hp lah yg Ibih menenangkan q dr PD suami q — @surangi9900
Jawaban:
Kami bisa sangat memahami betapa melelahkannya berada di posisi Anda. Ketika rumah yang seharusnya menjadi tempat paling tenang justru terasa dingin, wajar jika gawai akhirnya menjadi pelarian untuk mencari sedikit hiburan atau ketenangan yang tidak didapatkan dari suami. Perasaan Anda itu valid dan manusiawi.
Namun, mari kita bedah masalah ini dengan jujur dan jernih, dari hati ke hati, tanpa ada niat untuk menghakimi.
Apakah Hal Tersebut Dosa?
Dalam Islam, perasaan sedih, kecewa, atau mencari hiburan pada hal yang mubah (seperti main HP) tidaklah berdosa selama tidak melalaikan kewajiban.
Namun, yang perlu kita waspadai adalah "jebakan lingkaran setan" (vicious circle) yang bisa merusak rumah tangga ke depannya:
- Suami cuek → Anda pelarian ke HP.
- Karena Anda asyik dengan HP → Suami merasa makin punya alasan untuk ikutan cuek dan memegang HP-nya sendiri.
- Hasilnya: Jarak antara Anda berdua akan makin lebar, komunikasi mati, dan ikatan pernikahan perlahan luntur.
Secara tidak sadar, gawai memang memberikan ketenangan instan (lewat hormon dopamin saat kita melihat konten), tetapi itu adalah ketenangan semu. HP tidak bisa memeluk Anda saat sedih, tidak bisa memegang tangan Anda saat sakit, dan tidak bisa diajak membangun surga bersama.
Mengubah Pelarian Menjadi Solusi
Menjadikan HP lebih menenangkan daripada suami adalah sebuah sinyal darurat bahwa tangki cinta dalam pernikahan Anda sedang kosong. Sebelum jaraknya makin jauh, cobalah beberapa langkah ini:
1. Sampaikan "I Love You, tapi..." (Komunikasi Asertif)
Kadang laki-laki itu tidak peka. Mereka tidak tahu kalau istrinya kesepian sampai istrinya bicara dengan jelas. Cari waktu saat suasana hatinya sedang baik, lalu katakan:
"Mas, aku kangen ngobrol kayak dulu. Aku sedih kalau kita di rumah tapi rasanya jauh karena sama-sama pegang HP. Aku pengen kita punya waktu berdua tanpa HP."
2. Buat Aturan Bersama (No Gadget Zone)
Ajak suami membuat kesepakatan kecil yang adil. Misalnya:
- Tidak memegang HP di meja makan.
- 30 menit sebelum tidur, HP diletakkan jauh dari kasur, khusus untuk waktu mengobrol berdua (pillow talk).
3. Alihkan Pelarian ke "Pintu Langit"
Jika suami masih sulit diajak berkomunikasi dan HP mulai membosankan, alihkan pandangan Anda ke sajadah. Curhatlah kepada Allah. Menangislah di sujud malam Anda. Allah adalah Pemilik hati suami Anda. Sering kali, ketika seorang istri memperbaiki hubungannya dengan Allah, Allah akan melembutkan hati suaminya.
"Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu..." (QS. Al-Baqarah: 216).
Ujian dicuekin suami adalah ujian kesabaran yang sangat berat. Jangan biarkan gawai mengambil alih kebahagiaan nyata Anda. Pernikahan Anda layak untuk diperjuangkan, dan itu dimulai dari keberanian untuk saling menurunkan ego dan meletakkan layar gawai demi melihat mata pasangan.
Abul Azmy
Pengajar Ma’had Al-Makna Al-Islami
Lumajang, 19 Muharram 1448 H
Posting Komentar untuk "Istri & Suami Lebih Sibuk dengan HP, Apa Solusi Menyelamatkan Pernikahan"
Posting Komentar