Widget HTML #1



Langkah-Langkah Membuat Suami Lebih Perhatian ke Istri, Meski Suami Sibuk Sekali

 


Pertanyaan: 

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ust, afwan saya mau bertanya, bagaimana kah agar suami memahami bahwa istri adalah teman dekat terbaik yg harus dibahagiakan n diperhatikan, meski istri memahami kesibukan suami bekerja memang sudah menyita seluruh waktu n pikiran Beliau?”— @siti_ummualharist


Jawaban: 

Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan dalam rumah tangga Ummu.

Sikap Ummu yang sudah memahami bahwa kesibukan suami bekerja menyita waktu dan pikirannya adalah sebuah kemuliaan akhlak seorang istri. Ini adalah modal yang sangat besar. Namun, sangat wajar jika Ummu tetap membutuhkan ruang di hatinya sebagai teman dekat terbaik.


Menyadarkan suami tanpa membuatnya merasa disalahkan atau digurui memang membutuhkan seni dan pendekatan yang lembut. Berikut adalah beberapa langkah praktis sekaligus bernilai ibadah yang bisa Ummu lakukan:


1. Gunakan Teknik Pillow Talk (Obrolan Sebelum Tidur)

Laki-laki yang lelah bekerja seharian tidak akan bisa menyerap pesan jika diajak bicara saat baru pulang, saat sedang pusing, atau dengan nada menuntut.

 - Waktu terbaik: Saat menjelang tidur, ketika suasana rileks dan gawai sudah diletakkan.

 - Cara penyampaian: Mulailah dengan mengapresiasi kerja kerasnya terlebih dahulu, baru sampaikan kebutuhan Ummu.

 - Contoh kalimat: "Mas, terima kasih ya sudah capek-capek kerja demi aku dan keluarga. Aku bangga sama Mas. Tapi Mas, boleh gak kalau di rumah aku minta waktu 10-15 menit aja buat kita ngobrol berdua tanpa HP? Aku kangen cerita-cerita sama Mas, karena buat aku, Mas itu teman terbaikku."


2. Sampaikan dengan Bahasa "Aku", Bukan "Kamu"

Saat mengutarakan isi hati, hindari kalimat yang terkesan menyudutkan ego laki-laki.

 - Jangan gunakan: "Kamu itu sibuk terus, gak pernah ada waktu buat aku, HP terus yang dipegang!" (Ini akan membuat suami defensif dan menutup diri).

 - Gunakan kalimat: "Mas, aku merasa kesepian kalau kita di rumah tapi gak ada obrolan. Aku pengen banget bisa jadi tempat Mas berbagi cerita atau sekadar nemenin Mas lepas penat."


3. Masuk Melalui Dunia dan Minatnya

Laki-laki akan otomatis menganggap istrinya sebagai teman dekat jika sang istri bisa menjadi pendengar yang asyik bagi dunianya.

 - Coba sesekali tanyakan tentang pekerjaannya, hobi, atau hal yang sedang dia pikirkan dengan antusiasme yang tulus.

 - Ketika dia merasa Ummu adalah orang yang paling nyambung dan nyaman saat diajak bicara tentang dunianya, perlahan dia akan sadar bahwa Ummu adalah teman terbaik yang dia miliki, dan dia akan mulai berganti mendengarkan Ummu.


4. Mulai dari Hal Kecil Tanpa Menuntut Waktu yang Banyak

Karena waktu dan pikiran suami sudah tersita untuk kerja, jangan menuntut agenda yang berat seperti jalan-jalan seharian. Mulailah dari kualitas, bukan kuantitas.

 - Menatap matanya sambil tersenyum saat menyambutnya pulang.

 - Memijat pundaknya selama 5 menit sambil menyajikan minuman hangat, lalu duduk di sebelahnya tanpa banyak mengeluh.

 - Sentuhan fisik dan pelayanan yang tulus sering kali berbicara lebih keras daripada kata-kata bagi seorang laki-laki yang sedang lelah.


Senjata Pamungkas: Doa di Sujud Terakhir

Sebagaimana yang tersirat dalam dalil Al-Qur'an dan Hadits, Allah adalah Pemilik mutlak hati manusia. Suami Ummu adalah milik Allah. Ketika pendekatan manusiawi terasa lambat, ketuklah pintu langit. Setiap selesai salat atau di sepertiga malam, doakan suami Ummu dengan spesifik:


"Ya Allah, lembutkanlah hati suamiku. Jadikanlah aku sejuk di matanya, tenangkanlah jiwanya bersamaku, dan bimbinglah ia agar bisa menjadi pemimpin yang penuh kasih sayang kepada keluarganya."


Ketika Ummu berusaha memuliakan suami di jalan Allah, Allah sendiri yang akan menggerakkan hati suami untuk balik memperhatikan, menyayangi, dan membahagiakan Ummu. Tetap semangat dan luruskan niat bahwa setiap kesabaran Ummu melayani suami yang lelah bekerja adalah pahala jihad bagi seorang istri.


Abul Azmy

Pengajar Ma’had Al-Makna Al-Islami

Lumajang, 8 Muharram 1448H

Posting Komentar untuk "Langkah-Langkah Membuat Suami Lebih Perhatian ke Istri, Meski Suami Sibuk Sekali"

Yuk Jadi Orang Tua Asuh Santri Penghafal Al Qur’an