Widget HTML #1



Apakah Adab Lebih Tinggi Dari Ilmu !?

 




Apakah adab lebih tinggi dari ilmu ?!

Muncul sebuah ungkapan di tengah kaum muslimin bahwa "Adab lebih tinggi daripada ilmu." Ungkapan ini banyak tersebar hingga muncul persepsi bahwa, buat apa berilmu tapi gak beradab, mending ilmu sedikit tapi menjunjung tinggi adab daripada banyak ilmu tapi minim adab.

Yang jadi pertanyaan sekarang, sejauh mana kebenaran pernyataan tersebut. Jika memang benar bagaimana dengan kedudukan orang berilmu yang Allah tinggikan derajatnya dan mulia di tengah tengah hambaNya. Allah berfirman,

يُؤۡتِي ٱلۡحِكۡمَةَ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُؤۡتَ ٱلۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ أُوتِيَ خَيۡرٗا كَثِيرٗاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ

"Allah menganugerahkan al-Hikmah (kefahaman yang dalam tentang al-Quran dan al-Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (Q.S. Al-Baqarah, 2: 269).

Muhammad bin Abi Hatim rahimahullah mengatakan: Aku mendengar Yahya bin Ja’far al-Baikandi berkata, “Seandainya aku mampu menambah umur Muhammad bin Isma’il (Imam Bukhari) dari jatah umurku niscaya akan aku lakukan. Karena kematianku adalah kematian seorang lelaki biasa. Adapun kematiannya berarti lenyapnya ilmu [agama].” (lihat Tarajim al-A’immah al-Kibar, hal. 118). muslim.or.id


Adab menurut para ulama

Adab atau yang biasa disebut khuluq dalam bahasa Arab, bentuk jamaknya adalah akhlaq secara bahasa berarti karakter atau watak alami

الخُلُق وهي السجية؛ لأن صاحبه قد قُدِّر عليه

"Akhlaq adalah watak alami; karena pelakunya telah ditetapkan (punya karakter tersebut)."mu'jamul maqayis fil lughah, Ibnu Faris 329

Adapun pengertian secara istilah terdapat di dalam al Quran

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti (akhlaq) yang luhur."QS. al Qalam 4

قال الطبري: "يقول - تعالى ذِكْره - لنبيِّه محمد صلى الله عليه وسلم: وإنك يا محمد، لعلى أدب عظيم، وذلك أدب القرآن الذي أدَّبه به، وهو الإسلام وشرائعه

Imam Thabari mengatakan dalam tafsirnya, "Allah berfirman tentang NabiNya shallallaahu alaihi wa sallam sesunguhnya engkau wahai Muhammad benar-benar beradab dengan adab yang agung, yaitu adab al Quran yang Allah ajarkan berupa Islam dan syariatNya."

Ibnu Abbas, mujahid, Ibnu Zaid dan Dhahak berkata, ketika menafsirkan sesungguhnya engkau benar-benar berakhlaq mulia : "agama yang mulia yaitu Islam." Tafsir at Thabari 29: 24, 25


Hubungan adab dengan ilmu

Jika sudah diketahui bahwa adab atau akhlaq adalah agama Islam dan syariatnya, maka bisa disimpulkan bahwa adab adalah perilaku islami yang sudah menjadi watak dan karakter. Dengan kata lain, adab adalah bentuk pengamalan ilmu. Seorang yang beradab adalah yang mengamalkan perintah Allah dan RasulNya serta menjauhi larangaNya. Maka orang yang paling bagus adabnya adalah yang paling berilmu lagi bertakwa. Diantaranya para Nabi dan orang orang shalih. Imam Nawawi pernah berkata

حُسْن الخُلُق...صفة أنبياء الله تعالى، وأوليائه

"Akhlak yang baik adalah sifat para Nabi dan para wali Allah."


Maka manakah yang lebih tinggi?

Apabila pengertian adab difahami sebagaimana pemahaman para ulama, maka adablah yang lebih tinggi. Karena ia adalah bentuk mengamalkan ilmu, mengamalkan islam dan syariatnya. Adapun pemahaman orang pada umumnya, bahwa adab adalah sopan santun baik dari segi tutur kata dan sikap tidak bisa menjadi standar dalam mengukur baik buruknya seseorang. Karena setiap daerah atau negara mempunyai karakter sopan santun sendiri sendiri.

Jika adab difahami dengan pengertian orang pada umumnya, maka jelas ilmu lebih tinggi daripada adab. Wallaahu a'lam




Ditulis Oleh :

Ustadz Abul Yasa' Eko Setyawan
Mudir Ma'had Ibnu Utsaimin Lumajang

Posting Komentar untuk "Apakah Adab Lebih Tinggi Dari Ilmu !?"

Yuk Jadi Orang Tua Asuh Santri Penghafal Al Qur’an