Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1



Mengapa Perlu Bertauhid ?



Pengertian tauhid:

Tauhid adalah pondasi agama, dengannya lah amal ibadah diterima. Setiap nabi yang diutus pasti mereka menyeru kepada tauhid dan memperingatkan umatnya akan bahaya kesyirikan.

Tauhid secara bahasa mempunyai makna mengesakan. Secara istilah tauhid bermakna mengesakan Alloh dalam rububiyah (perlilaku ketuhanan), uluhiyah (ibadah) dan asma wa shifat-Nya. Maksud dari mengesakan Alloh dalam rububiyah yaitu, meyakini bahwa Alloh satu-satunya yang mampu menghidupkan dan mematikan, mendatangkan manfaat dan madharat, mengetahui perkara yang ghaib, serta Alloh lah yang mampu mengatur alam semesta.

Uluhiyyah adalah mengesakan Alloh dalam ibadah, artinya Alloh lah satu satunya yang berhak untuk disembah. Adapun mengesakan Alloh dalam asma wa shifat yaitu menetapkan nama-nama dan shifat Alloh sebagaimana yang ditetapkan oleh Alloh dan rasul-Nya dan tidak menyamakan nama dan shifat Alloh dengan makhluk.

Mereka yang mengesakan Alloh dalam rububiyah, uluhiyyah dan asma wa shifat disebut sebagai orang yang bertauhid. Alloh subhanahu wa ta'ala menjanjikan banyak sekali kebaikan dunia dan akhirat yang akan didapat bagi mereka yang mentauhidkan Alloh subhanahu wa ta'ala.

Keutamaan bertauhid

Mendapat keamanan dan bimbingan. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman,

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يَلْبِسُوٓا۟ إِيمَٰنَهُم بِظُلْمٍ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

Artinya:"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk." Al-An'am 82

Diharamkan dari neraka. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله، يبتغي بذلك وجه الله

Artinya:"Sesungguhnya Alloh telah haramkan neraka bagi orang yang mengucap kalimat laa ilaaha illallooh, mengharap wajah Alloh semata." HR. Bukhari Muslim

Diampuni dosa-dosanya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam hadits qudsi,

يا ابن آدم لو أتيتني بقراب الأرض خطايا ثم لقيتني لا تشرك بي شيئا لأتيتك بقرابها مغفرة

Artinya:"Wahai bani Adam, jika engkau datang kepada-Ku membawa kesalahan (dosa) sepenuh bumi, kemudian engkau menjumpai-Ku (meninggal) tanpa menyekutukan-Ku dengan suatu apapun, sungguh Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi." HR Turmudzi

Pasti masuk surga. Rasulullah shallallohu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَن لَقِيَ اللَّهَ لا يُشْرِكُ به شيئًا دَخَلَ الجَنَّةَ، ومَن لَقِيَهُ يُشْرِكُ به دَخَلَ النَّارَ

Artinya:"Barangsiapa yang berjumpa dengan Alloh (meninggal) dalam kondisi tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun pasti masuk surga. Dan barangsiapa meninggal dengan membawa dosa syirik pasti masuk neraka." HR Muslim


Kesungguhan Salaf dalam perkara tauhid

Sufyan ats Tsauri pernah datang kepada Ibrahim bin Adam seorang yang alim pada zamannya dan berpesan kepadanya,"Berdoalah kepada Alloh agar mencabut nyawamu dalam keadaan bertauhid." Ats tsabat indal mamat, 80




Ditulis oleh : Abul Yasa' Eko Setiawan

Mudir Ma'had Ibnu Utsaimin Lumajang

 

Posting Komentar untuk "Mengapa Perlu Bertauhid ?"