Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1



Wahabi Tidak Punya Wali ? (Wahabi Series 4)




Wahabi tidak punya wali ?

Sebuah narasi yang umum juga kami dengar di Indonesia bahwa Saudi itu negri Wahabi makanya tidak punya wali dan Kalimat semakna, benarkah demikian? Lalu apa definisi wali itu?

Secara bahasa kata al-walii berasal dari kata dasar al-walaayah yang artinya cinta dan kedekatan. Lawan kata dari kata al-walaayah adalah al-‘adaawah yang artinya permusuhan. Orang yang taat kepada Allah disebut wali Allah, karena kedekatannya dengan Allah melalui ibadah yang dia lakukan dan ketundukannya untuk berusaha mengikuti semua aturan Sang Pencipta.

Allah ta’ala telah menjalaskan batasan, siapakah wali Allah yang sesungguhnya. Dalam al Qur’an surat Yunus ayat 62-63, Allah telah menjelaskan definisi wali Allah,

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ . الَّذِينَ آَمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati – jaminan masuk surga – (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.”

Referensi: https://konsultasisyariah.com/20126-siapakah-wali-allah-itu.html

Jadi wali berdasarkan definisi diatas bukanlah wali yang banyak difahami oleh sebagian besar masyarakat awam di negri kita yang mana seorang wali itu diartikan sebagai orang yang memiliki banyak karomah/keistimewaan/keluarbiasaan seperti bisa terbang, bisa sholat di Masjidil haram dalam sekejap, bisa berada diatas daun pisang,bisa menghilang dan lain lain MESKIPUN kita tidak pernah melihat mereka solat, tidak pernah terlihat mandi bahkan lebih mirip pasien rumah sakit jiwa,

Berawal dari pemahaman salah fatal dalam konsep wali inilah banyak saudara kita di tanah air yang akhirnya menempatkan wali Allah yang sesungguhnya yang mencintai Allah dan rasulNya serta mencoba menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari hari tidak diposisikan sebagaimana mestinya, sebaliknya mereka menempatkan orang orang tidak jelas agamanya tersebut hanya karena bisa meramal ini itu, bisa terbang, bisa sholat Jumat dihari yang sama dan jam sama di Masjidil haram (padahal Indonesia dan Saudi selisih 4 jam lebih cepat) sebagai wali Allah yang dihormati dan didengar ucapan ucapan aneh ya g keluar dari mulut mereka.

Di Saudi tidak ada wali karena Wahabi?

Ya terang saja karena Wahabi tidak pernah mewalikan orang tidak waras,agak kurang 100% dan fasiq (suka merokok, bermain musik, joged joged dan lain lain) sebagai wali.

Akhiron, semoga kita tercerahkan dari menilai sesuatu berdasarkan hakekatnya bukan hanya berdasarkan penamaan yang disematkan banyak manusia.

 

 

 

 

Penulis: Ustadz Faisol Abu Hamzah

Lumajang 3 Juni 2022

Posting Komentar untuk "Wahabi Tidak Punya Wali ? (Wahabi Series 4)"