Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1



Wahabi Tidak Menghormati Situs Bersejarah ? (Wahabi Series 3)





Wahabi tidak menghormati situs bersejarah Islam ?


Pada seri ketiga ini Saya ingin menuliskan tentang apa yang baba lihat dan rasakan selama di Saudi kemarin, tuduhan keji diatas sudah baba dengar juga lebih 20 tahun yang lalu,

Diantara bentuk narasi keji diatas adalah Wahabi gemar membongkar makam, coba apa yang ada dalam benak para saudara ketika mendengar kalimat diatas?

Membongkar makam berarti merusak makam lalu mengambil jasad didalamnya dan seterusnya, apakah itu yang dilakukan oleh mereka?

Setahu saya, narasi keji ini selalu muncul berkaitan dengan makam Baqi' yang ada di timur masjid Nabawi (correct me of iam wrong) biasanya di kolom perdebatan sosmed atau internet selalu ramai pihak yang kontra Saudi dengan membandingkan kondisi makam Baqi' sebelum era alu Saud dengan pasca alu Saud, dimana sebelum era alu Saud beberapa makam di Baqi' masih ada bangunan bangunan diatasnya dan pasca alu Saud bangunan bangunan itu semua dirobohkan/dihancurkan TANPA, sekali lagi saya ulangi TANPA memindah jasad dibawahnya,

Inilah narasi yang selalu di lontarkan bagi mereka yang kontra alu Saud/ Wahabi, jadi benarkah Wahabi membongkar makam para sahabat dan kerabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam?

Kalau meneliti dari istilah maka tidak tepat kalau dengan membongkar makam, namun kalau menghancurkan atau merobohkan bangunan diatas makam maka ini yang mendekati benar.

Lalu apakah tindakan tersebut kriminal, su'ul adab dan bentuk tidak hormat pada kerabat dan sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam?

Kalau timbangan dalam hormat menghormati kita serahkan pada sekte Syiah maka tentu saja Wahabi telah bertindak kurang ajar karena sebagaimana kita tahu, Syi'ah adalah sekte paling gemar dalam membangun kuburan dan menghiasi diatasnya sebagai bentuk penghormatan mereka pada para imam atau ayatullah,

Namun kalau timbangannya adalah syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam maka tindakan ini sudah seharusnya karena larangan membangun,mengkeramik, mengkapur dan mengkhultuskan kuburan sudah Islam larang melalui lisan nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang mulia, jadi kenapa harus disaalahkan?

Tapi kan makam Rasulullah ada didalam masjid Nabawi ?

Salah mas, Rasulullah tidak dimakamkan didalam masjid Nabawi tapi di dalam rumah sayyidah Aisyah radliyallahu Anha, dan perluasan masjid Nabawi dijamannya yang memasukkan rumah Aisyah kedalam kompleks masjid bukanlah merupakan persetujuan semua ulama dijamannya yang konon waktu itu jumlah sahabat sudah sangat sedikit, dan lagi para nabi dimakamkan dimana beliau diwafatkan yang itu sudah merupakan ketetapan Allah, Saudi sudah berusaha semampu mereka dalam hal ini adapun kekurangan tentu mereka juga punyai sebagai manusia,

Akhiron mengapa kita malah menuduh dengan tuduhan keji pada sebuah negri yang ingin syariat Allah tegak diatasnya? Sebenarnya ada masalah apa dengan hati kita?



Penulis: Ustadz Faisol Abu Hamzah

Lumajang 2 Juni 2022


Bersambung . . .

Posting Komentar untuk "Wahabi Tidak Menghormati Situs Bersejarah ? (Wahabi Series 3)"