Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1



Berkeluh Kesah Tak Mengubah Apapun



Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,


عَجَباً لأمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَلِكَ لأِحَدٍ إِلاَّ للْمُؤْمِنإِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خيْراً لَهُ


“Sungguh menakjubkan kondisi seorang yang beriman. Semua urusannya itu baik. Tidaklah ini didapati kecuali pada seorang mu'min. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.”. (HR. Muslim)


Syaikh Ibn Baaz rahimahullah dalam pelajaran Riyadhus Shalihin menjelaskan hadits ini,


هكذا المؤمن صبور عند البلاء شكور عند الرخاء، والصبر عند البلاء وهو أن يكف لسانه عما لا ينبغي ويكف جوارحه عما لا ينبغي ويكون قلبهمطمئنًا شرحًا لا جزعًا هذا الصبر، أما الجزع فلا يرد عن صاحبه شيئًا يأثم بلا فائدة


Demikianlah keadaan seorang yang beriman. Selalu bersabar ketika ditimpa musibah, selalu bersyukur ketika mendapatkan kelapangan. 


Dan bersabar ketika ditimpa musibah adalah dengan cara seseorang menahan lisan dan anggota badannya dari perkara yang tidak sepantasnya. Hatinya tenang serta lapang, tidak berkeluh kesah. Inilah kesabaran. 


Adapun berkeluh kesah, maka ini tidaklah menolak kemudharatan sedikit pun, dia terjatuh pada perbuatan dosa tanpa ada faidah sedikit pun.


Ustadz Wira Bachrun Hafidzahullah

Posting Komentar untuk "Berkeluh Kesah Tak Mengubah Apapun"